click anywhere to close

Haruskah Beraqiqah Dengan Kambing Jantan

MARKAZ aqiqah. Haruskah hewan untuk aqiqah itu kambing/domba jantan? atau Bolehkah hewan aqiqah itu dengan menyembelih kambing/domba betina? Pertanyaan inilah yang seringkali terlontar dilapangan terkait dengan prosesi aqiqah, bahkan muncul suatu anggapan kalau kambing aqiqah haruslah jantan agar kuat apabila nantinya di naiki saat melintasi syirot.

Hewan aqiqah surabaya
Kelamin Hewan Untuk Aqiqah

Terkait dengan kebimbamgan kabanyakan masyarakat mengenai jenis kelamin hewan aqiqah harus kambing jantan atau boleh betina, pada kesempatan kali ini aqiqah surabaya memuat satu pertanyaan yang di tujukan kepada eramuslim yang telah di jawab oleh pengasuh rubrik tanya tawab Ustadz Sigit Pranowo tentang seputar hewan aqiqah.
Assalamualikum wwbr, ustadz.
hewan Kambing / domba yang dipotongkan untuk aqiqah haruskah hewan yang jantan atau boleh hewan yang betina ? karena dari hadist yg saya baca , tidak dijelaskan apakah hewannya kambing jantan atau betin. syukron ustad
candra
Jawaban Ustadz Sigit Pranowo:
Waalaikumussalam Wr Wb,
Saudara Candra yang dimuliakan Allah, At Tirmidzi meriwayatkan dari Ummul Mukminin, Aisyah radhiyallahu anha bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan para sahabat untuk menyembelih dua ekor kambing yang telah cukup umur untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk anak perempuan.

Tidak disyaratkan pada kedua kambing itu haruslah jantan akan tetapi diperbolehkan dengan betina berdasarkan apa yang diriwayatkan oleh Ummu Kurz dari Nabi shalallahu alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda:

"Dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk anak perempuan. Dan tidak ada masalah bagi kalian apakah kambing tersebut jantan atau betina." (Diriwayatkan oleh Abu Daud, at Tirmidzi, an Nasai dan Ibnu Majah).

Imam Nawawi mengatakan bahwa hadits ini hasan, dan dia berkata, ”Sama saja jantan maupun betina dari itu semua (binatang ternak) dan tidak ada perbedaan sedikit pun dalam hal ini menurut kami.” (Markaz al Fatwa No. 77477)
Wallahu A’lam.
Artikel Terkait